recent

Mabna Lughah

Pengurus Mabna Lughah bersama para santri.

LPI MUDI Mesjid raya merupakan sebuah Lembaga Pendidikan yang telah menelurkan beribu-ribu alumni yang dapat membimbing masyarakat Aceh secara khusus dan dunia secara umum. Seiring dengan perkembangan zaman, kita dituntut untuk menyesuaikan diri dengan masa kita, maka berdasarkan intruksi dari pimpinan LPI MUDI Mesjid raya, Bahasa Arab menjadi mata pelajaran baru di LPI MUDI Mesjid raya.

Langkah pertama yang ditempuh LPI MUDI Mesjid raya untuk pengembangan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris adalah mendidik kader guru. Program ini direalisasi dengan mendidik santri-santri berprestasi dan alumnus pesantren modern dengan tutor Tgk. Ridwan H. Syahabuddin dan Tgk. Ziadi. Karena beragam kebutuhan, kader guru bahasa banyak yang meninggalkan LPI MUDI Mesjid Raya, sehingga menyulitkan LPI MUDI Mesjid Raya untuk mengembangkan bahasa asing  menjadi bahasa MUDI. Pada tahun 2001 dibentuklah pengurus bahasa yang diketuai oleh Tgk. Ridwan H. Syahabuddin. Pada tahun ini tujuan program bahasa masih menindak lanjuti tujuan dari langkah pertama, yaitu mendidik kader guru bahasa namun sistem pengajarannya dirubah dari mendidik santri berprestasi dan alumnus pesantren modern dengan mendidik satri kelas 5 pada setiap hari Senin.

Pengajar pada sistem ini adalah anak didik pada metode pertama yang masih aktif di LPI MUDI Mesjid Raya. Hasil yang dicapai pada metode kedua ini walaupun belum begitu memuaskan, karena dalam percakapan sehari-hari para santri masih menggunakan bahasa daerah, namun santri yang siap untuk menjadi tenaga pengajar bahasa  telah bertambah.

Untuk mengokohkan bahasa asing di LPI MUDI Mesjid Raya Al-Mukarram Abu MUDI menginstruksikan agar dibentuk sebuah asrama khusus untuk santri yang dididik sebagai kader guru Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Maka pada tahun 2003 terbentuklah Mabna Lughah atas kerja sama dan dukungan dewan guru LPI MUDI Mesjid raya sebagai realisasi instruksi pimpinan. Sistem dan manajemennya juga berubah. Tgk. Ridwan H. Syahabuddin bertindak sebagai ketua umum dan Tgk. Muslim M. Saleh sebagai ketua pelaksana. Setahun kemudian Tgk. Ridwan H. Syahabuddin meninggalkan LPI MUDI Mesjid raya untuk menimba ilmu di luar negeri, maka program bahasa diketuai oleh Tgk. Muslim M. Saleh. Setelah terbentuknya Mabna Lughah, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris di LPI MUDI Mesra sudah bukan lagi suatu hal yang tabu. Ini dapat dilihat dari percakapan sehari-hari anggota Mabna Lughah yang menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa inggris dan juga berjalannya berbagai i’lan (pengumuman) dengan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Pada tahun 2005 Bahasa Arab mulai dibentuk di komplek santriwati. Adalah Tgk. Siti Zulaikha H. Ibrahim yang mengabdikan dirinya untuk mengembangkan Bahasa Arab di komplek putri. Untuk membantu berjalannya pengembangan Bahasa Arab di komplek putri Tgk. Siti Zulaikha H. Ibrahim diperbantukan oleh santriwati alumnus Pesantren Modern dari berbagai Pesantren Modern yang ada di Nanggroe Aceh Darussalam.

Kegiatan muhadasah yang diadakan setiap hari Jum'at
Pada tahun 2008 Tgk. Muslem M. Shaleh meninggalkan LPI MUDI Mesjid Raya untuk menimba ilmu di luar negeri, maka program bahasa diketuai oleh Tgk. Nasir H. Salahuddin. Pada masa kepemimpinan Tgk. Nasir H. Salahuddin telah diupayakan perluasan pembelajaran bahasa, khususnya Bahasa Arab mencakup seluruh komplek LPI MUDI Mesjid raya, sementara Bahasa Inggris belum direkomendasikan. Namun dikarenakan semakin membludaknya santri baru di LPI MUDI Mesra dan semakin minimnya tenaga pengajar Bahasa Arab serta tenaga pengontrol dalam penerapan bahasa untuk LPI MUDI Mesjid Raya, maka pembelajaran Bahasa Arab yang mencakup seluruh elemen LPI MUDI Mesjid raya tidak berjalan sesuai program yang diinginkan. Setahun kemudian tatkala Tgk. Nasir H. Salahuddin disibukkan dengan berbagai kesibukan yang menyangkut LPI MUDI Mesjid Raya maka selanjutnya program bahasa di LPI MUDI Mesjid Raya dilanjutkan oleh Tgk. Muammar Abdullah semenjak tahun 2010 sampai tahun 2013. Dan untuk periode tahun 2013 sampai 2014, Mabna Lughah dipimpin oleh  Tgk. Muhammad Iqbal Abdullah.

Alhamdulillah, berkat kerja keras pengurus Mabna Lughah, para mudabbir dan instructor, juga dukungan dari semua pihak, pada tahun 2013, Mabna Lughah mulai mencetak kader mudabbir dan instructor baru, juga menciptakan inovasi baru dengan memperluas wilayah ke mabna Zawiyah dengan jumlah mudabbir / instructor sebanyak 10 orang dan jumlah santri sebanyak 50 orang. Pada tahun 2013 juga diadakan gebrakan baru dengan sistem belajar dua bahasa sekaligus dimana pada tahun-tahun sebelumnya, sistem pembelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris dipisahkan.

Visi dan misi dari Mabna Lughah LPI MUDI Mesjid Raya Samalanga adalah memantapkan pandangan masyarakat terhadap pesantren salafi serta menumbuhkan kepercayaan diri dalam diri santri LPI MUDI Mesjid raya ketika bergaul dengan santri pesantren ’ashry, karena sebelumnya terdapat kesan bahwa pesantren salafi mulai redup seiring berkembangnya pesantren modern yang lebih maju dan dapat mengikuti perkembangan zaman.
Mabna Lughah Reviewed by Mudi Mesra on Thursday, December 05, 2013 Rating: 5
All Rights Reserved by Dayah MUDI Mesra © 2017

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by mammuth. Powered by Blogger.